Waktu itu sederhana, waktu itu relatif, waktu itu fleksibel. Siapapun bisa memiliki, siapapun bisa menikmati, siapapun bisa memanfaatkannya. Tetapi siapapun bisa terjebak, jatuh bahkan mati karena waktu.
"Makin kesini kegiatan makin bejibun. Sudah mulai jarang waktu untuk bersantai, makin kesini makin sadar betapa berartinya waktu. Betapa kurang 24jam sehari, 60menit sejam, 60detik semenit. Namanya manusia. Selalu kurang :)"
Tuhan menciptakan waktu bukan tanpa tujuan. Tuhan menciptakannya begitu teratur dan rapi untuk mereka yang mau mencoba mengaturnya. Hanya mencoba terlebih dahulu itu sudah poin plus, entah bagaimana endingnya.
Tetapi jangan salahkan Tuhan ketika waktu itu terkesan brutal dan berantakan untuk orang-orang yang selalu menyia-nyiakannya.
Sebenarnya, semua tergantung bagaimana kita memanfaatkan waktu itu semaksimal mungkin. Bukan hanya membuangnya percuma. Walaupun dibuang sekalipun, gak akan ada orang yang mau mengambil waktu kita. Karena Tuhan itu adil, memberi waktu yang SAMA untuk manusia. Sehari = 24jam, Seminggu = 7hari dst. Jatah waktu adalah jatah pribadi.
Antara TUHAN, aku dan Waktu
Diposting oleh
she-is-aiis
Kamis, Mei 05, 2011
Label: Intermezzo


0 komentar:
Posting Komentar